Lompat ke isi utama

Berita

PDPB 2026: Bawaslu Depok Lakukan Pengawasan, Tapos Terbanyak, Cinere Terkecil

rosi

Anggota Bawaslu Kota Depok, Roberto Rossi saat memberikan saran perbaikan untuk KPU Kota Depok dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan di Kantor Sekretariat KPU Kota Depok, Kamis (02/04/2026). Foto : M. Yudha Aldino/Humas Bawaslu Depok

Depok – Bawaslu Kota Depok terus melakukan pencegahan dan pengawasan terhadap tahapan pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan (PDPB) yang dilaksanakan oleh KPU Kota Depok.

Pengawasan melekat dilakukan oleh Anggota Bawaslu Kota Depok, Roberto Rossi, saat KPU Kota Depok menggelar Rapat Pleno Rekapitulasi PDPB Triwulan I Tahun 2026 di Kantor Sekretariat KPU Kota Depok, Kamis (02/04/2026).

Berdasarkan hasil pengawasan, Kecamatan Tapos tercatat sebagai wilayah dengan jumlah pemilih terbanyak, yakni 192.730 pemilih. Sementara itu, Kecamatan Cinere menjadi wilayah dengan jumlah pemilih paling sedikit, yakni 65.913 pemilih.

Secara keseluruhan jumlah pemilih triwulan I tahun 2026 tingkat Kota Depok sebesar 1.461.293 pemilih. Angka ini meningkat sebesar 20.193 pemilih dari rekapitulasi tahun 2025.

Perubahan angka tersebut merupakan hasil pemutakhiran data yang dilakukan KPU Kota Depok, yang bersumber dari data KPU RI, pencocokan terbatas, serta saran perbaikan dari Bawaslu Kota Depok.

Sebelumnya, Bawaslu Kota Depok juga telah menyampaikan surat imbauan dan saran perbaikan yang memuat data hasil uji petik, baik kategori pemilih tidak memenuhi syarat (TMS), seperti meninggal dunia, maupun pemilih memenuhi syarat (MS) atau pemilih pemula yang perlu divalidasi dan dimutakhirkan ke dalam Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) KPU.

Rapat pleno tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, di antaranya Kesbangpol, Disdukcapil, Polres Depok, Kodim 0508/Depok, Kemenag Depok, perwakilan partai politik peserta pemilu di Kota Depok, serta media.

Penulis dan Foto : M. Yudha Aldino

Editor : Azis Nur Fadillah

Tag
Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan