Lompat ke isi utama

Berita

Bagja: Demokrasi Elektoral Harus Ditopang Integritas Pemilu dan Perlindungan Hak Warga

1

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja dalam bedah buku yang merupakan rangkaian Lustrum XV Fakultas Hukum Universitas Andalas yang digelar di Aula Fakultas Hukum Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026).

Padang, Badan Pengawas Pemilihan Umum — Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menjelaskan bahwa keberhasilan demokrasi melalui Pemilu tidak hanya dapat dilihat dari terlaksananya pemungutan suara dan ditetapkannya pemenang. Menurutnya, demokrasi juga membutuhkan proses Pemilu yang berintegritas serta adanya perlindungan terhadap hak-hak warga negara.

Hal tersebut disampaikan Bagja dalam kegiatan bedah buku yang menjadi bagian dari rangkaian Lustrum XV Fakultas Hukum Universitas Andalas di Aula Fakultas Hukum Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026).

Bagja menjelaskan bahwa legitimasi demokrasi juga dipengaruhi oleh adanya aturan yang jelas dan memberikan kepastian hukum. Selain itu, kekuasaan harus tetap dibatasi oleh hukum, persaingan politik harus berlangsung secara jujur dan adil, serta penyelenggara Pemilu harus bekerja secara independen dan berintegritas. Perlindungan terhadap hak politik masyarakat serta adanya mekanisme untuk menangani pelanggaran dan seng

sumber : Bawaslu RI

Tag
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja
Universitas Andalas
bedah buku
keadilan elektoral