Bawaslu Gelar Audiensi dengan Rutan Depok, Lanjutkan Pengawasan PDPB dan Dinamika Pemilu di Rutan
|
Depok – Bawaslu Kota Depok melakukan audiensi dengan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Depok, Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Rutan Kelas I Depok sebagai bagian dari pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).
Audiensi diterima langsung oleh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Depok, Thowvik Ar Rahman. Dalam pertemuan tersebut, Anggota Bawaslu Kota Depok, Andriansyah dan Sulastio, menyampaikan tujuan audiensi terkait pengawasan data pemilih di lingkungan rutan yang menjadi salah satu lokasi TPS khusus saat pemilu maupun pemilihan.
“Kita ketahui bahwa Rutan Depok ini merupakan salah satu TPS khusus pada setiap pemilu dan pemilihan. Karena itu, penting dilakukan pendekatan dan pengawasan secara khusus pula,” ujar Andriansyah.
Selain membahas PDPB, audiensi juga menjadi ruang diskusi terkait berbagai dinamika pelaksanaan pemilu di lingkungan rutan. Salah satu hal yang disampaikan ialah kondisi data pemilih yang sangat dinamis karena adanya warga binaan yang keluar dan masuk secara berkala, hingga persoalan teknis terkait ketersediaan surat suara saat hari pemungutan suara.
Menanggapi hal tersebut, Thowvik menjelaskan bahwa Rutan Depok saat ini dihuni sekitar 600 warga binaan. Ia juga menyampaikan bahwa terdapat tahanan kasus tindak pidana korupsi yang dalam putusan pengadilan dapat dikenakan pencabutan hak politik tertentu.
“Kami juga perlu menyampaikan bahwa ada tahanan perkara korupsi yang berdasarkan putusan hakim dapat dicabut hak politiknya,” kata Thowvik.
Sementara itu, Kepala Subseksi Bimbingan Kesehatan Rutan Depok, Didiek Nurbani, mengungkapkan bahwa persoalan kekurangan surat suara masih kerap terjadi, khususnya pada pelaksanaan Pemilu.
“Lumayan banyak warga binaan yang tidak mendapatkan surat suara saat pemilihan Presiden karena tingginya antusiasme warga binaan,” ujar Didiek.
Selain warga binaan, Thowvik juga menjelaskan bahwa perpindahan atau mutasi pegawai rutan berlangsung cukup dinamis sehingga perlu menjadi perhatian dalam proses pemutakhiran data pemilih.
“Audiensi ini sangat baik karena kami dapat menyampaikan berbagai kondisi yang terjadi di lapangan. Pada prinsipnya, kami siap memberikan data yang dibutuhkan Bawaslu dalam proses Pemutakhiran Data Pemilih,” tambah Thowvik.
Penulis dan Foto : M. Yudha Aldino
Editor : Azis Nur Fadillah