Lompat ke isi utama

Berita

Totok Dorong Bawaslu Bengkulu Perkuat Pendidikan Politik dan Pengawasan Partisipatif

5

Anggota Bawaslu Totok Hariyono saat melakukan kegiatan Konsolidasi Gerakan Masyarakat Sipil Mewujudkan Sinergitas untuk Pemilu 2029, Pada Senin )10/8/2026) di Bengkulu.


 

Bengkulu — Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Totok Hariyono mendorong Bawaslu Provinsi Bengkulu memperkuat pendidikan politik dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu. Ia juga meminta jajaran Bawaslu aktif menyampaikan informasi mengenai hak-hak politik kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Totok saat mengunjungi kantor Bawaslu Provinsi Bengkulu, Senin (10/8/2026). Menurutnya, penguatan partisipasi publik perlu dilakukan dengan membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk berinteraksi dan berdiskusi mengenai persoalan demokrasi serta kepemiluan.

Totok meminta kantor Bawaslu dapat dimanfaatkan sebagai ruang publik yang terbuka bagi masyarakat. Kantor tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat kerja jajaran pengawas, tetapi juga wadah untuk berdiskusi, menyampaikan aspirasi, dan berkonsultasi mengenai berbagai persoalan pemilu.

Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu itu juga mendorong jajarannya lebih aktif turun ke tengah masyarakat serta membangun komunikasi dengan berbagai kelompok dan elemen masyarakat. Menurutnya, pendekatan tersebut penting untuk memperluas pemahaman publik sekaligus memperkuat pengawasan partisipatif.

Dalam kunjungan tersebut, Totok turut membahas kesiapan Bawaslu Provinsi Bengkulu menghadapi tahapan verifikasi dan penetapan partai politik. Ia juga menyerap berbagai masukan dari jajaran Bawaslu daerah yang dapat menjadi bahan dalam penguatan regulasi dan kebijakan kepemiluan di masa mendatang.

Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu Faham Syah mengapresiasi kunjungan dan perhatian Bawaslu RI terhadap penguatan pengawasan di daerah. Menurutnya, sinergi antara Bawaslu RI dan jajaran daerah diperlukan untuk meningkatkan dukungan teknis sekaligus memperkuat kinerja kelembagaan.

Faham menilai kunjungan tersebut menjadi kesempatan penting untuk mempererat konsolidasi internal, menyelaraskan langkah pengawasan, serta memastikan seluruh jajaran memiliki kesiapan teknis dan mental dalam menghadapi tahapan pemilu.

Ia menambahkan, konsolidasi yang dilakukan secara berkelanjutan akan memperkuat komitmen Bawaslu dalam menjalankan fungsi pengawasan, pencegahan, dan penindakan secara independen serta profesional.

Melalui penguatan sinergi kelembagaan dan partisipasi masyarakat, Bawaslu berupaya menjaga integritas proses pemilu, mendorong terwujudnya demokrasi yang berkeadilan, serta memastikan kedaulatan rakyat tetap menjadi pijakan utama dalam penyelenggaraan demokrasi.

Sumber: Bawaslu RI