Lompat ke isi utama

Berita

Puasa Jiwa dari Kecurangan, Bawaslu Depok Gaungkan Pengawasan Partisipatif

sdgf

Tangkapan layar Youtube Bawaslu Depok Ngabuburit Pengawasan Bawaslu Depok Edisi 1 Tahun 2026. 

Depok – Bawaslu Kota Depok menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan Tahun 2026 sebagai ruang refleksi dan penguatan komitmen pengawasan demokrasi, khususnya di masa non-tahapan pemilu melalui media sosial resmi, Jumat (27/02/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mengaitkan nilai-nilai Ramadhan dengan semangat pengawasan partisipatif dalam menjaga integritas demokrasi di Kota Depok.

Ketua Bawaslu Kota Depok, M. Fathul Arif, menyampaikan bahwa Ngabuburit Pengawasan tidak sekadar mengisi waktu menjelang berbuka puasa, tetapi juga menjadi sarana berbagi pengetahuan dan memperdalam kesadaran kolektif tentang pentingnya peran masyarakat dalam pengawasan pemilu. Nilai-nilai puasa seperti kesabaran, pengendalian diri, kejujuran, dan empati dinilai sejalan dengan prinsip dasar pengawasan pemilu yang berintegritas.

Dalam konteks pengawasan partisipatif, masyarakat memiliki peran penting untuk turut mengawal proses demokrasi dengan cara mencegah dan melaporkan potensi pelanggaran. Pengawasan tidak hanya dimaknai sebagai tugas kelembagaan, tetapi juga sebagai tanggung jawab bersama demi mewujudkan pemilu yang jujur dan adil. Pengalaman pemilu sebelumnya menunjukkan bahwa laporan masyarakat mampu membantu mencegah terjadinya berbagai bentuk pelanggaran.

Lebih lanjut, Bawaslu Kota Depok menegaskan pentingnya kesiapan sejak dini dalam menghadapi agenda pemilu mendatang. Tantangan demokrasi seperti polarisasi masyarakat dan penyebaran hoaks menjadi perhatian serius yang perlu diantisipasi melalui peningkatan literasi pemilu, penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan, serta pemanfaatan teknologi dalam pengawasan. Upaya tersebut juga harus dibarengi dengan penanaman nilai integritas sejak dini, khususnya kepada generasi muda.

Melalui kegiatan Ngabuburit Pengawasan 2026, Bawaslu Kota Depok mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif dalam pengawasan partisipatif. Semangat Ramadhan diharapkan menjadi penguat komitmen bersama untuk membangun demokrasi yang berintegritas, transparan, dan berpihak pada kedaulatan rakyat.

Penulis dan Foto : M. Yudha Aldino

Tag
Ngabuburit Pengawasan