Lompat ke isi utama

Berita

Puadi: Kompetisi Debat Jadi Ruang Kolaborasi dan Edukasi Demokrasi

123

Anggota Puadi saat memberikan arahan pada Sosialisasi Pelaksanaan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI di gedung Bawaslu, Senin (22/6/2026).

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu, Puadi, menegaskan bahwa Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu tidak hanya menjadi ajang adu argumentasi, tetapi juga berperan sebagai wadah kolaborasi antara Bawaslu dan civitas academica dalam memperkuat pendidikan demokrasi serta pengembangan gagasan di bidang kepemiluan.

Menurut Puadi, kompetisi tersebut menjadi momentum penting untuk membangun ruang diskusi publik mengenai demokrasi sekaligus menghimpun berbagai pemikiran inovatif yang dapat mendukung penguatan sistem kepemiluan di Indonesia.

"Melalui kompetisi debat ini, Bawaslu tidak hanya melakukan sosialisasi kepada masyarakat, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan yang dapat menjadi masukan bagi para pemangku kebijakan," ujar Puadi saat memberikan arahan pada Sosialisasi Pelaksanaan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI di Gedung Bawaslu, Senin (22/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa kompetisi debat memiliki nilai strategis sebagai media pendidikan demokrasi dan peningkatan literasi kepemiluan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman mengenai pencegahan serta penanganan pelanggaran pemilu, sekaligus mendorong partisipasi intelektual mahasiswa dalam isu-isu demokrasi.

Puadi berharap berbagai gagasan yang lahir dari kompetisi tersebut mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penyusunan kebijakan pengawasan pemilu yang didasarkan pada kajian ilmiah. Ia juga menginginkan terjalinnya sinergi yang semakin kuat antara Bawaslu dan perguruan tinggi sehingga Bawaslu dapat terus berkembang sebagai learning institution yang terbuka terhadap pemikiran akademik.

Lebih lanjut, Puadi mengajak seluruh jajaran Bawaslu provinsi untuk aktif menyosialisasikan kompetisi ini kepada perguruan tinggi di wilayah masing-masing. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan partisipasi mahasiswa secara lebih luas dan inklusif, sekaligus memastikan keterwakilan peserta dari berbagai daerah pada Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026.

Di akhir kegiatan, Puadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan sosialisasi. Ia berharap rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik sehingga mampu mendukung kesiapan penyelenggaraan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026.

Sumber  : Bawaslu RI

Tag
Bawaslu
Deba tAntarPerguruan Tinggi
Puadi