Lompat ke isi utama

Berita

Puadi Ajak Mahasiswa Bersinergi dalam Mendorong Transformasi Digital Bawaslu

123

Anggota Bawaslu, Puadi, saat membuka kegiatan Bawaslu Campus Connect bertema "Generasi Digital, Demokrasi Transparan" di Universitas Jayabaya, Selasa (4/8/2026).

Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Puadi mengajak mahasiswa untuk terlibat dalam mendukung transformasi digital di lingkungan Bawaslu. Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi penting sebagai generasi yang mampu mendorong literasi digital sekaligus berkontribusi dalam memperkuat demokrasi di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Puadi saat membuka kegiatan Bawaslu Campus Connect dengan tema “Generasi Digital, Demokrasi Transparan” di Universitas Jayabaya, Selasa (4/8/2026). Ia menilai perkembangan teknologi membuat keterlibatan generasi muda, khususnya mahasiswa, semakin dibutuhkan dalam menghadapi perubahan pola komunikasi dan partisipasi masyarakat dalam demokrasi.

Puadi menjelaskan, kemajuan teknologi digital telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan demokrasi, mulai dari cara masyarakat memperoleh informasi hingga menyampaikan aspirasi dan berpartisipasi dalam proses pemilu. Kondisi tersebut memberikan peluang untuk memperluas partisipasi publik dan meningkatkan transparansi, namun juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran informasi palsu atau hoaks.

Menurutnya, Bawaslu perlu terus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi melalui transformasi kelembagaan. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dilakukan dengan mengembangkan berbagai sistem terintegrasi yang mendukung tugas pencegahan, pengawasan, penanganan pelanggaran, hingga penyelesaian sengketa proses pemilu.

Selain pengembangan sistem digital, Bawaslu juga terus memperkuat kebijakan terkait ruang digital serta meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam memanfaatkan teknologi. Pemanfaatan artificial intelligence (AI) juga menjadi salah satu bagian yang terus dikembangkan untuk mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan.

Puadi juga mengajak mahasiswa untuk berkolaborasi dalam memantau berbagai aktivitas kepemiluan di ruang digital. Menurutnya, Bawaslu tidak dapat menghadapi tantangan perkembangan teknologi secara sendiri sehingga diperlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk mahasiswa sebagai bagian dari generasi digital.

Ia berharap kegiatan Bawaslu Campus Connect dapat menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas antara Bawaslu dan perguruan tinggi. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya berupa kegiatan sosialisasi, tetapi berkembang melalui dialog, penelitian, pertukaran gagasan, hingga pengembangan inovasi di bidang kepemiluan.

Puadi menutup sambutannya dengan mengajak mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuan literasi digital serta berperan aktif menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, sinergi antara Bawaslu dan dunia akademik menjadi salah satu langkah penting dalam menghadapi perkembangan teknologi sekaligus memperkuat pengawasan pemilu di ruang digital.

Sumber: Bawaslu RI