Nuryamah Dorong Pemutakhiran Data Pemilih yang Akurat untuk Menjamin Kualitas Pemilu
|
Bandung – Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Nuryamah, menekankan pentingnya menjaga akurasi dan kualitas daftar pemilih sebagai salah satu fondasi penyelenggaraan pemilu yang berintegritas. Hal tersebut disampaikannya usai menyerahkan hasil pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026 kepada KPU Provinsi Jawa Barat di Bandung, Selasa (30/6/2026).
Nuryamah menyampaikan bahwa tindak lanjut yang cepat terhadap hasil pengawasan dan rekomendasi perbaikan akan sangat menentukan kualitas daftar pemilih pada pemilu maupun pemilihan kepala daerah mendatang. Menurutnya, seluruh data pemilih perlu dipastikan akurat, mutakhir, dan terbebas dari berbagai permasalahan administrasi sebelum memasuki tahapan pemilu.
Sebagai upaya mencegah munculnya persoalan data pemilih, Bawaslu Provinsi Jawa Barat terus memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait. Sinergi tersebut melibatkan KPU Jawa Barat, Polda Jawa Barat, Kodam III/Siliwangi, Kantor Wilayah Kementerian Agama, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, hingga Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Koordinasi lintas sektor tersebut dilakukan untuk memperoleh data kependudukan yang akurat, termasuk mengenai warga yang meninggal dunia, perpindahan domisili, perubahan status menjadi anggota TNI atau Polri, serta data warga binaan pemasyarakatan yang berpotensi memengaruhi daftar pemilih.
Selain melakukan koordinasi, Bawaslu Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat juga melaksanakan uji petik secara langsung di lapangan sebagai bagian dari proses validasi data. Pada Triwulan II Tahun 2026, jajaran pengawas berhasil memverifikasi ribuan sampel pemilih yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS), pemilih baru, serta melakukan pencocokan terhadap data Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) yang telah ditetapkan oleh KPU.
Berdasarkan hasil pengawasan tersebut, Bawaslu Provinsi Jawa Barat menyampaikan surat imbauan kepada KPU Provinsi Jawa Barat agar segera menginstruksikan seluruh KPU kabupaten dan kota untuk menindaklanjuti setiap rekomendasi serta saran perbaikan yang telah diberikan oleh Bawaslu di daerah.
Melalui langkah tersebut, Bawaslu Jawa Barat berharap proses pemutakhiran data pemilih dapat berlangsung secara lebih akurat, mutakhir, dan berkualitas sehingga mampu mendukung penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah yang jujur, adil, serta memiliki legitimasi yang kuat.
Sumber : Bawaslu Jabar