Lompat ke isi utama

Berita

Mengenal Apa itu Forum Warga

sdgs

Forum Warga adalah Satu Satu Program Pengawasan Partisipatif Bawaslu 

Depok – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) merupakan satu-satunya lembaga yang diberi mandat oleh Undang-undang untuk melakukan pengawasan terhadan Pemilu dan Pemilihan. Akan tetapi, Bawaslu dengan seluruh jajaran hingga tingkat kelurahan/desa tidak mungkin mampu mengawasi secara keseluruhan setiap tahapan pemilu atau pemilihan. Dari situlah perlu partisipasi aktif dari semua pihak untuk ikut melakukan pengawasan.

Sesuai dengan pasal 1 ayat 8 Peraturan Bawaslu Nomor 2 Tahun 2023, Pengawasan partisipatif adalah tugas Bawaslu, Bawaslu provinsi, Kabupaten/kota, dan Panwaslu Kecamatan yang diselenggarakan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu dan/ atau Pemilihan.
Program-progam Pengawasan partisipatif meliputi Pendidikan Pengawasan Partisipatif, Pojok Pengawasan, Forum Warga Pengawasan Partisipatif, Kerja sama dengan Perguruan Tinggi, Kampung pengawasan Partisipatif, dan Komunitas Digital Pengawasan Partisipatif. Nah, kali ini Awasmin akan membahas lebih mendalam mengenai Forum Warga dulu ya.

 

Apa itu Forum Warga?

Forum Warga adalah ruang dialog, edukasi, dan wadah bagi masyarakat untuk berkumpul, bertukar informasi, serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial atau pengawasan publik. Di indonesia, istilah ini sering digunakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) sebagai sarana pengawasan partisipatif.

 

Kapan pertama kali Forum Warga diadakan?

Secara umum, konsep “forum warga” sebagai ruang musyarwah masyarakat akar rumput sudah ada sejak awal kemerdekaan indonesia melalui tradisi rembuk desa atau rapat RT/RW. Namun, jika merujuk pada program formal “Forum Warga Pengawasan Pemilu” yang diinisiasi oleh Bawaslu, program ini mulai gencar diindentifikasi, dibentuk, dan dipandukan secara terstruktur menjelang Pemilu Serentak, dengan diterbitkannya buku Panduan Forum Warga Bawaslu pada 18 September 2019.

 

Tujuan Forum Warga?
•    Membangun kesadaran hukum dan politik
•    Mendekatan masyarakat dengan penyelenggara pemilu atau pemerintah
•    Mendorong warga agar berani melapor jika ada pelanggaran 
•    Menciptakan kerja sama yang kuat antara warga dan lembaga pengawas

 

Siapa yang berhak mendapatkan Forum Warga ini?
Seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali berhak mendapatkan dan mengikuti kegiatan Forum Warga ini. Forum ini bersifat inklusif untuk mendorong partisipasi publik seluas-luasnya. Kelompok yang Menjadi Sasaran Utama:

•    Masyarakat umum: Warga di tingkat RT, RW, desa, atau kelurahan.
•    Kelompok perempuan: Anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan majelis taklim.
•    Kelompok pemuda: Anggota Karang Taruna, pelajar, mahasiswa, dan pemilih pemula.
•    Komunitas hobi: Kelompok olahraga, seni, budaya, atau perkumpulan adat lokal.
•    Kelompok disabilitas: Penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya.Tokoh masyarakat: Tokoh agama, tokoh adat, dan pengurus lingkungan

 

Apa manfaat Forum Warga?
Manfaat utama forum warga adalah meningkatkan kepedulian publik dalam hal pengawasan pemilu.
Bagi Masyarakat (Warga):
•    Edukasi kepemiluan: Meningkatkan pemahaman warga mengenai regulasi pemilu
•    Hubungan sosial: Mempererat tali silaturahmi dan rasa gotong royong dalam pengawasan pemilu

Bagi Pengawasan Pemilu & Publik:
•    Cegah pelanggaran: Mempersempit ruang gerak politik uang (money politics) dan hoaks di tingkat akar rumput.
•    Keamanan laporan: Memberikan rasa berani kepada warga untuk melaporkan kecurangan secara bersama-sama.
•    Keterbukaan informasi: Memastikan isu-isu krusial tersampaikan secara transparan kepada seluruh lapisan masyarakat.

 

Apa Dampak dari Forum Warga?
Secara keseluruhan, dampak dari forum warga adalah perubahan pola komunikasi dan tingkat kepedulian masyarakat dalam mengelola lingkungan serta mengawasi kebijakan publik. Forum warga berfungsi sebagai penggerak kemajuan demokrasi.
Dampak Langsung di Masyarakat:
•    Perubahan perilaku warga: Masyarakat beralih dari sikap apatis menjadi lebih kritis dan berani bersuara.
•    Pengawasan publik lebih ketat: Praktik kecurangan seperti politik uang menjadi lebih sulit dilakukan karena diawasi bersama-sama

Penulis Artikel : Ayu Najla dan Arya Gusti (Peserta Magang Bawaslu Kota Depok 2026)

Foto : M. Yudha Aldino

Editor : Azis Nur Fadilah

Tag
Forum Warga