HUT ke-13, Bawaslu Jabar Tegaskan Komitmen Perkuat Pengawasan yang Adaptif dan Profesional
|
Bandung – Memperingati hari jadinya yang ke-13, Bawaslu Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas pengawasan pemilu di tengah dinamika regulasi dan perkembangan politik yang terus berubah. Momentum ini menjadi refleksi bagi lembaga untuk meningkatkan kapasitas dalam menjalankan fungsi pengawasan secara profesional dan adaptif.
Hal tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Ulang Tahun Bawaslu Provinsi Jawa Barat yang digelar di Bandung pada Kamis (25/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu menilai bahwa tantangan yang dihadapi saat ini tidak lagi sebatas membangun kelembagaan, tetapi juga memastikan kemampuan organisasi dalam merespons berbagai perubahan yang memengaruhi penyelenggaraan pemilu.
Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat, H. Zacky Muhammad Zam Zam, menyampaikan bahwa usia ke-13 menjadi fase penting bagi Bawaslu untuk menunjukkan kematangan sebagai lembaga pengawas pemilu. Menurutnya, kedewasaan organisasi harus tercermin melalui kemampuan beradaptasi terhadap dinamika demokrasi, perkembangan politik, serta perubahan regulasi yang terus berlangsung.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan tugas pengawasan harus tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan, sekaligus didukung kesiapan dalam menghadapi perubahan sistem maupun aturan kepemiluan pada masa mendatang.
Sejak menjadi lembaga permanen pada tahun 2013, Bawaslu Jawa Barat terus menghadapi tantangan yang semakin kompleks, baik dari sisi regulasi maupun pola pelanggaran pemilu yang terus berkembang. Kondisi tersebut menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia, penyempurnaan tata kelola kelembagaan, serta penguatan strategi pengawasan agar tetap efektif.
Melalui peringatan HUT ke-13 ini, Bawaslu Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat profesionalisme jajaran pengawas, meningkatkan kemampuan adaptasi kelembagaan, serta membangun pengawasan yang semakin dekat dengan masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga integritas penyelenggaraan pemilu sekaligus memastikan hak pilih masyarakat terlindungi secara optimal menuju Pemilu 2029.
Sumber : Bawaslu Jabar