Bawaslu Kota Depok Siap Kerja Sama dengan SMK Putra Bangsa, Perkuat Pendidikan Demokrasi bagi Pemilih Pemula
|
Depok – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Depok melakukan audiensi dengan SMK Putra Bangsa dalam rangka menjalin kerja sama melalui penandatanganan kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU), Kamis (30/07/2026). Kerja sama ini merupakan langkah awal memperkuat pendidikan demokrasi bagi pemilih pemula.
Pertemuan yang berlangsung di SMK Putra Bangsa ini diterima langsung oleh Wakil Kepala Sekolah SMK Putra Bangsa, Ririn Kusrini, bersama jajaran sekolah. Informasi ini sesuai dengan materi pembahasan dalam transkrip pertemuan yang berfokus pada rencana kerja sama dan pelaksanaan sosialisasi.
Dalam audiensi tersebut, Bawaslu Kota Depok yang diwakili oleh Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Humas, Azis Nur Fadillah menyampaikan bahwa setelah penandatanganan MoU, kerja sama akan ditindaklanjuti melalui kegiatan sosialisasi kepemiluan kepada peserta didik, khususnya siswa kelas XII yang telah atau akan memasuki usia sebagai pemilih. Program ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai pentingnya partisipasi dalam demokrasi, sekaligus mengenalkan peran Bawaslu dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam penyelenggaraan pemilu yang demokratis.
Dalam pembahasannya, Azis menyampaikan bahwa pelaksanaan sosialisasi akan disesuaikan dengan dukungan anggaran yang tersedia.
“Pada tahap awal, kegiatan direncanakan dapat diikuti sekitar 50 peserta agar proses penyampaian materi berlangsung lebih efektif dan interaktif. Selain penyampaian materi secara langsung, kedua belah pihak juga mendiskusikan berbagai alternatif teknis pelaksanaan agar kegiatan dapat menjangkau peserta didik secara optimal,” ujar Azis.
Wakil Kepala Sekolah SMK Putra Bangsa, menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, kegiatan sosialisasi kepemiluan merupakan bagian dari edukasi yang penting bagi siswa agar memiliki pemahaman mengenai hak dan tanggung jawab sebagai warga negara. Selain itu, kerja sama melalui MoU juga menjadi bentuk sinergi positif antara dunia pendidikan dan lembaga negara dalam membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap demokrasi.
Ririn juga menyampaikan, pihak sekolah juga mengusulkan agar kegiatan sosialisasi dilaksanakan sebelum bulan Oktober. Hal ini mempertimbangkan padatnya agenda siswa kelas XII menjelang akhir tahun, seperti Praktik Kerja Lapangan (PKL), Tes Kompetensi Akademik (TKA), serta berbagai persiapan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Dengan pelaksanaan di awal, diharapkan lebih banyak siswa dapat mengikuti kegiatan secara maksimal.
Melalui rencana kerja sama ini, Bawaslu Kota Depok berharap dapat memperluas kolaborasi dengan lembaga pendidikan di Kota Depok dalam meningkatkan pendidikan demokrasi bagi pemilih pemula. Sinergi antara Bawaslu dan sekolah diharapkan mampu membangun kesadaran generasi muda akan pentingnya menggunakan hak pilih secara cerdas, bertanggung jawab, serta berpartisipasi aktif dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas.