Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Jabar Gelar Jumat Sehati untuk Perkuat Mental Spiritual dan Integritas Pengawas Pemilu

1

Pimpinan dan Jajaran Sekretariat Bawaslu Jabar sedang duduk berhimpun pembinaan mental spiritual Jumat Sehati di Masjid Kantor Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (29/7/2026).

Bandung, Badan Pengawas Pemilihan Umum — Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Barat kembali melaksanakan kegiatan pembinaan mental spiritual melalui program “Jumat Sehati” di Masjid Kantor Bawaslu Jabar, Kota Bandung, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat ketahanan mental, menenangkan pikiran, serta meningkatkan nilai spiritual jajaran pegawai di tengah tuntutan kerja pengawasan kelembagaan.

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan, pejabat struktural, hingga staf Sekretariat Bawaslu Jawa Barat. Berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan, acara diawali dengan pembacaan tawasul dan doa bersama untuk keselamatan bangsa serta kelancaran pelaksanaan tugas pengawasan pemilu di Jawa Barat.

Tausiyah dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Jihad Khufaya yang mengangkat nilai-nilai spiritual dari kitab Al-Hikam karya Syaikh Ibnu Atha’illah Al-Iskandari, khususnya hikmah ke-4 tentang Arih nafsaka minat-tadbir. Materi tersebut dikaitkan dengan pentingnya menjaga kesehatan mental, mengelola kecemasan, serta menghadapi dinamika pekerjaan dengan sikap yang lebih bijaksana.

Jihad Khufaya menyampaikan bahwa aparatur pengawas harus mampu memahami batas antara usaha yang menjadi tanggung jawab manusia dan hasil akhir yang merupakan ketentuan Allah SWT. Menurutnya, jajaran pengawas perlu menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh, profesional, dan berintegritas, namun tetap menyerahkan hasil akhirnya kepada Tuhan.

“Sebagai aparatur pengawas, kewajiban kita adalah berikhtiar secara maksimal, bekerja profesional sesuai aturan, serta menjaga integritas. Namun terhadap hasil akhir dan berbagai dinamika yang terjadi, jangan biarkan pikiran terbebani oleh kecemasan berlebihan. Serahkan hasilnya kepada Allah SWT,” ujar Jihad.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam menjalankan amanah kehidupan dan pekerjaan, setiap individu akan menghadapi berbagai bentuk ujian. Pertama, ujian syukur, yakni menjaga kerendahan hati ketika memperoleh keberhasilan sebagaimana pesan dalam QS. Ibrahim ayat 7. Kedua, ujian kesabaran, yaitu tetap kuat dan tidak menyerah ketika proses maupun hasil belum sesuai harapan sebagaimana QS. Al-Baqarah ayat 155. Ketiga, ujian keimanan, yakni menerima dengan lapang dada ketika rencana pribadi harus berubah karena adanya ketetapan Allah yang lebih baik sebagaimana QS. Al-Baqarah ayat 216.

Melalui kegiatan pembinaan spiritual yang dilakukan secara rutin, Sekretariat Bawaslu Jawa Barat berupaya membangun sumber daya manusia pengawasan yang tidak hanya memiliki kompetensi profesional dan ketahanan dalam bekerja, tetapi juga memiliki landasan moral serta spiritual yang kuat.

Dengan nilai-nilai tersebut, jajaran Bawaslu Jabar diharapkan mampu menjalankan tugas pengawasan secara tenang, jujur, dan berintegritas tinggi dalam menjaga kualitas demokrasi.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama serta ramah tamah antarpegawai sebagai upaya mempererat hubungan dan membangun kebersamaan di lingkungan Sekretariat Bawaslu Jawa Barat.

Sumber: Bawaslu Jabar