Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu dan KPU Jabar Perkuat Sinergi Bersihkan Data Pemilih Semester I 2026

123

Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Zacky Muhammad Zam Zam (kanan), memaparkan hasil pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026 pada kegiatan Persiapan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Tingkat Nasional Periode Semester I Tahun 2026 di Aula KPU Provinsi Jawa Barat.

Bandung — Bawaslu Provinsi Jawa Barat memaparkan capaian pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026 dalam rapat koordinasi di Aula KPU Jabar, Jumat (17/7/2026). Hadir sebagai narasumber utama, Ketua Bawaslu Jabar Zacky Muhammad Zam Zam bersama Kordiv Pengawasan dan Parmas Nuryamah menegaskan bahwa koordinasi ini penting untuk memitigasi potensi sengketa data pemilih sejak dini.

Berdasarkan hasil uji petik lapangan Bawaslu se-Jawa Barat:

  • Kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS): Dari 8.865 sampel, ditemukan 1.095 data yang tidak valid, didominasi oleh pemilih meninggal dunia, data ganda, dan alih status TNI/Polri.
  • Kategori Pemilih Baru: Dari 8.090 sampel, terdapat 929 data yang belum sesuai, mencakup pemilih pemula dan warga yang pindah domisili.

Atas temuan tersebut, Bawaslu Jabar telah mengirimkan surat saran perbaikan pada 6 Juli 2026 yang direspons cepat oleh KPU Jabar pada 13 Juli 2026. Zacky mengapresiasi keterbukaan KPU Jabar dalam menindaklanjuti seluruh rekomendasi tersebut dan berharap penyelesaian sisa data dapat tuntas pada Triwulan III demi mewujudkan data pemilih nasional yang bersih dan akurat.

Sumber:Bawaslu Jabar

Tag
Bawaslu Jawa Barat
Bawaslu Jabar
Zacky Muhammad Zam Zam
PDPB Semester I 2026
Pengawasan Data Pemilih
Hak Pilih Warga Negara
Daftar Pemilih Berkelanjutan
Rekapitulasi PDPB
KPU Jawa Barat