Lolly Keberhasilan Lembaga Bergantung pada Kualitas dan Integritas SDM
|
Yogyakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu, Lolly Suhenty, menegaskan bahwa keberhasilan sebuah lembaga lebih ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) dibandingkan besarnya organisasi. Menurutnya, disiplin, integritas, dan profesionalisme aparatur menjadi faktor utama dalam mendukung kinerja kelembagaan.
Hal tersebut disampaikan Lolly saat melakukan kegiatan monitoring, evaluasi, dan inspeksi mendadak di Kantor Bawaslu Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin (6/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan apresiasi kepada jajaran sekretariat Bawaslu DIY yang tetap menunjukkan kedisiplinan dan komitmen tinggi meskipun saat ini berada pada masa non-tahapan pemilu.
Lolly menilai konsistensi pegawai yang hadir tepat waktu serta menjalankan tugas secara profesional mencerminkan budaya kerja yang positif dan menjadi modal penting dalam memperkuat kinerja organisasi.
Untuk memberikan motivasi kepada seluruh jajaran, Lolly mengibaratkan dinamika organisasi seperti pertandingan sepak bola. Ia menjelaskan bahwa sebagaimana dalam kompetisi dunia, tim besar tidak selalu menjadi pemenang. Menurutnya, keberhasilan lebih ditentukan oleh kekompakan, mental yang kuat, disiplin, serta integritas setiap anggota tim daripada besarnya organisasi itu sendiri.
Ia juga menegaskan bahwa budaya disiplin harus terus dibangun dan dipertahankan di lingkungan Bawaslu. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Bawaslu tengah mengembangkan mekanisme kehadiran bagi unsur pimpinan guna memperkuat penerapan disiplin kerja secara menyeluruh.
Selain menekankan pentingnya disiplin, Lolly mendorong peningkatan koordinasi internal dan penguatan tata kelola administrasi melalui peran Kepala Sekretariat. Menurutnya, administrasi yang tertata dengan baik akan menjadi fondasi penting dalam mendukung kesiapan lembaga menghadapi tahapan Pemilu 2029.
Di sisi lain, ia mengajak seluruh jajaran untuk tetap menghadirkan inovasi dan kreativitas dalam menjalankan program kerja meskipun dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan maupun pelaksanaan tugas kelembagaan.
Menutup arahannya, Lolly mengingatkan seluruh pegawai agar terus meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan pemahaman mengenai kepemiluan. Ia berharap melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, nilai-nilai disiplin, integritas, profesionalisme, serta penguatan kapasitas kelembagaan dapat terus terpelihara sebagai bekal dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemilu 2029 yang berkualitas dan demokratis.
Sumber : Bawaslu RI