Bawaslu Masuk Executive Board A-WEB, Perluas Kontribusi Indonesia dalam Penguatan Demokrasi Dunia
|
Manila — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia resmi menjadi salah satu anggota Executive Board Association of World Election Bodies (A-WEB). Keanggotaan ini membuka peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan kontribusinya dalam mendorong penguatan demokrasi dan tata kelola pemilu di tingkat internasional.
Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, menyampaikan bahwa posisi tersebut merupakan kesempatan strategis bagi Indonesia untuk terlibat lebih aktif dalam membangun sistem kepemiluan yang berintegritas. Selain itu, keanggotaan ini diharapkan mempererat kerja sama antarlembaga kepemiluan dalam menghadapi dinamika dan tantangan demokrasi yang terus berkembang.
Pernyataan tersebut disampaikan Bagja dalam rangkaian kegiatan 7th A-WEB General Assembly yang berlangsung di Manila, Filipina, Rabu (14/10/2026).
Menurut Bagja, Indonesia memiliki pengalaman berharga dalam menyelenggarakan pemilu di tengah kondisi geografis, sosial, dan politik yang beragam. Karakteristik kelembagaan serta mekanisme penegakan hukum pemilu di Indonesia juga menjadi bekal penting untuk memberikan kontribusi terhadap pengembangan praktik kepemiluan di tingkat global.
Ia menambahkan, keterlibatan Bawaslu dalam forum internasional tersebut tidak hanya menjadi wadah untuk membagikan pengalaman dan praktik baik, tetapi juga membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan, penguatan kemitraan, serta pengembangan inovasi dalam menjawab persoalan penyelenggaraan dan pengawasan pemilu di berbagai negara.
Bagja juga menilai keanggotaan dalam Executive Board A-WEB dapat memperkuat peran Indonesia dalam mendorong penyelenggaraan pemilu yang transparan dan berintegritas. Kolaborasi antarlembaga kepemiluan diharapkan semakin solid sehingga mampu merespons berbagai tantangan demokrasi secara bersama-sama.
Sebagai informasi, Association of World Election Bodies (A-WEB) merupakan organisasi internasional yang menghimpun 121 lembaga penyelenggara pemilu dari 111 negara. Organisasi ini berfokus pada penguatan kerja sama, pertukaran informasi dan pengetahuan, serta pengembangan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemilu.
Melalui A-WEB, berbagai lembaga kepemiluan dunia menjalin kolaborasi untuk menghadapi tantangan demokrasi, mulai dari perkembangan teknologi digital, maraknya disinformasi, pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI), hingga upaya menjaga integritas pemilu.
Penetapan Bawaslu RI sebagai anggota Executive Board A-WEB merupakan hasil pemilihan yang melibatkan lembaga-lembaga kepemiluan dari kawasan Asia. Dalam struktur organisasi tersebut, *Executive Board* berperan memperkuat koordinasi dan kerja sama antarotoritas pemilu sekaligus mendukung pelaksanaan berbagai program A-WEB untuk meningkatkan kualitas demokrasi di seluruh dunia.
Keanggotaan ini diharapkan menjadi momentum bagi Bawaslu untuk memperluas diplomasi kepemiluan Indonesia, berbagi pengalaman pengawasan pemilu, serta berkontribusi dalam membangun demokrasi global yang semakin kuat dan berintegritas.
Sumber: Bawaslu RI