Bawaslu Paparkan Rencana Anggaran 2026 dan Realisasi 2024 di Hadapan Komisi II DPR
|
Depok - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memaparkan rencana kerja dan anggaran tahun 2026 serta capaian penggunaan anggaran tahun 2024 dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI pada Senin (07/07/2025)
Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, menyampaikan bahwa untuk tahun 2026, Bawaslu mengusulkan pagu indikatif sebesar Rp1,98 triliun. Dana ini akan difokuskan pada sejumlah program prioritas, seperti perekrutan ASN, peningkatan kompetensi pengawas, implementasi transformasi digital, sosialisasi rencana strategis 2025–2029, serta penguatan kelembagaan pengawasan pemilu.
Sementara itu, untuk tahun anggaran 2024, Bawaslu mengelola dana sebesar Rp17,98 triliun, dengan realisasi mencapai Rp15,68 triliun atau sekitar 87,24 persen. Sisa anggaran sebesar Rp2,29 triliun terdiri dari komponen belanja pegawai, barang, dan modal.
Bagja menegaskan bahwa penggunaan anggaran dilakukan secara efisien dan akuntabel. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan Bawaslu meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama sembilan tahun berturut-turut.
Dalam forum tersebut, Bawaslu juga melaporkan pencapaian positif di bidang pengawasan partisipatif serta meningkatnya kepercayaan publik terhadap lembaga. Berdasarkan survei Litbang Kompas, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Bawaslu pasca Pemilu Serentak 2024 mencapai 81,6 persen.
RDP ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu dalam memperkuat sistem pengawasan Pemilu yang efisien, adaptif, dan responsif terhadap tantangan demokrasi ke depan.
Sumber : Bawaslu RI
Penulis : M. Yudha Aldino
Foto : Bawaslu RI
Editor : Azis Nur Fadillah