Lolly Sebut Pengawas Pemilu adalah Arsitektur Integritas Demokrasi
|
Jakarta – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum, Lolly Suhenty, menegaskan bahwa pengawasan pemilu memiliki peran penting sebagai fondasi dalam menjaga integritas demokrasi. Ia menilai pengawasan tidak hanya sebatas memastikan tahapan berjalan sesuai aturan, tetapi juga menjaga keabsahan dan kepercayaan terhadap proses demokrasi secara keseluruhan.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Ngabuburit Pengawasan Kepulauan Riau yang digelar secara daring, Jumat (13/3/2026). Lolly menjelaskan bahwa prinsip pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil sebagaimana diatur dalam konstitusi menjadi landasan utama bagi Bawaslu dalam menjalankan tugas pengawasan.
Ia menyebut sistem pengawasan pemilu bertumpu pada tiga aspek utama, yaitu pencegahan, penanganan pelanggaran, dan penyelesaian sengketa. Menurutnya, pencegahan berperan penting untuk meminimalkan potensi pelanggaran sejak awal, sementara penanganan pelanggaran bertujuan memulihkan keadilan dalam kompetisi politik. Adapun penyelesaian sengketa diperlukan untuk memastikan konflik yang muncul dapat diselesaikan secara hukum dan beradab.
Lolly juga menyoroti pentingnya penguatan pengawasan pada masa di luar tahapan pemilu. Ia menilai periode tersebut justru menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi, memperbaiki strategi, serta memperkuat fondasi kelembagaan agar pengawasan ke depan lebih efektif.
Di tengah keterbatasan anggaran, ia mendorong jajaran pengawas pemilu untuk tetap kreatif dan inovatif. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pengawasan.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memperkuat kolaborasi bersama masyarakat melalui pengawasan partisipatif, termasuk melibatkan berbagai kelompok sosial dalam edukasi demokrasi.
Lolly berharap kegiatan Ngabuburit Pengawasan dapat menjadi ruang refleksi dan konsolidasi bagi jajaran pengawas pemilu dalam memperkuat komitmen menjaga integritas demokrasi. Ia menegaskan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tanggung jawab lembaga, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
Sumber : Bawaslu RI