Bawaslu Kota Depok Bakal Gelar Ngabuburit Pengawasan, Implementasi Evaluasi Pengawasan Pilkada 2024
|
Depok – Dalam rangka meningkatkan kesadaran pengawasan partisipatif dalam pemilihan serta menyemarakkan bulan Ramadan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Depok akan menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan pada Selasa, 11 Maret 2025, pukul 16.00 WIB. Acara ini menghadirkan KH. Achmad Solechan, M.Si, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok, yang akan berbagi refleksi dan evaluasi terkait pengawasan pemilu dalam perspektif spiritualitas.
Kegiatan ini merupakan implementasi dari Surat Edaran Ketua Bawaslu RI No. 8 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Evaluasi Pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024 melalui kegiatan Ngabuburit Pengawasan.
Dengan berakhirnya tahapan pengawasan Pilkada Serentak 2024, Bawaslu menilai pentingnya evaluasi terhadap seluruh proses pengawasan yang telah dilakukan, baik oleh Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu Kabupaten/Kota. Evaluasi ini bertujuan untuk menghasilkan catatan rekomendasi guna perbaikan strategi pengawasan, penguatan eksistensi kelembagaan Bawaslu, serta tata kelola pemilihan kepala daerah secara umum. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepemiluan bagi masyarakat.
Ngabuburit Pengawasan sendiri merupakan upaya Bawaslu untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilihan, khususnya di bulan Ramadan 1446 H. Kegiatan ini mengusung konsep edukasi kepemiluan yang dilakukan menjelang waktu berbuka puasa dengan pendekatan religius. Melalui diskusi tematik yang digelar bersama masyarakat, Bawaslu berharap dapat meningkatkan pemahaman publik mengenai pentingnya pengawasan pemilu yang berintegritas.
Acara ini akan disiarkan secara live melalui Instagram Bawaslu Kota Depok, sehingga masyarakat luas dapat turut serta dalam kajian kepemiluan ini. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengikuti akun resmi media sosial Bawaslu Kota Depok di Instagram, Facebook, dan Twitter.
Penulis dan Foto : M Yudha Aldino