Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Depok Ajak Pegiat Pemilu Evaluasi Pilkada Lewat Ngabuburit Pengawasan

Ngabur

Dzikir dan doa bersama Ustaz Syaifudin (kiri) bersama Andriansyah dan Sulasto, Anggota Bawaslu Kota Depok dalam Ngabuburit Pengawasan di BLK Sawangan, Kota Depok, Jumat (14/03/2025). 

Depok – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Depok menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan sebagai bagian dari upaya memperkuat kesadaran pengawasan pemilu melalui refleksi spiritual di bulan Ramadan. Kali ini, kegiatan bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) Sawangan, diikuti oleh pegiat pemilu, panitia pengawas pemilihan (Panwascam), serta panitia pemilihan kecamatan se-Kota Depok yang terlibat dalam Pemilihan Serentak 2024 lalu.

Acara ini menghadirkan Ustaz H. Syaipudin, S.S.I, Penyuluh Agama Kota Depok, yang menyampaikan tausiyah bertajuk "Menajamkan Spiritualitas Pengawasan Melalui Refleksi dan Evaluasi untuk Pemilihan yang Bermartabat."

Dalam tausiyahnya, Ustaz Syaipudin menekankan bahwa sebaik-baik manusia bukanlah mereka yang memiliki jabatan tinggi atau kekayaan melimpah, melainkan yang paling banyak memberikan manfaat bagi sesama. Hal ini selaras dengan semangat pengawasan partisipatif dalam pemilu, di mana setiap individu memiliki peran dalam menjaga integritas demokrasi.

"Seorang pemimpin, pengawas, atau bahkan masyarakat biasa harus berusaha memberikan maslahat bagi orang lain. Sama seperti ibadah di bulan Ramadan yang melatih kesabaran dan kejujuran, pengawasan pemilu juga mengajarkan pentingnya menjaga amanah dan bertindak adil," ujar Ustaz Syaipudin.

Ia juga mengibaratkan pengawasan pemilu sebagai bagian dari Madrasah Ramadan, tempat setiap individu digembleng untuk menahan hawa nafsu, melatih kedisiplinan, dan mengutamakan kebaikan. Pengawas pemilu, sebagaimana umat yang menjalani ibadah puasa, harus memiliki keteguhan dalam menjaga nilai-nilai kejujuran dan keadilan dalam setiap proses demokrasi.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa bulan Ramadan adalah momen refleksi dan evaluasi diri. Begitu pula dalam pengawasan pemilu, diperlukan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan bahwa setiap tahapan berjalan sesuai dengan prinsip keadilan dan keterbukaan.

Anggota Bawaslu Kota Depok, Andriansyah, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas momen berbuka puasa bersama, tetapi juga menjadi sarana untuk melakukan refleksi atas penyelenggaraan Pilkada serta mempererat hubungan antar pegiat pemilu.

"Ngabuburit ini bukan cuma soal berbuka bersama, tapi juga evaluasi Pilkada dan mempererat silaturahmi di bulan penuh berkah," ujar Andriansyah.

Kegiatan Ngabuburit Pengawasan ini juga menjadi pengingat bahwa pengawasan bukan hanya tugas Panwaslu atau Bawaslu semata, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat. Dengan semangat Ramadan, diharapkan pengawasan partisipatif semakin kuat, sehingga Pemilihan Kepala Daerah 2024 di Kota Depok dapat berjalan dengan integritas dan kejujuran.

Bawaslu Kota Depok mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam mengawal pemilu yang bermartabat, karena sebagaimana pesan dari tausiyah, keberkahan terbesar dalam hidup adalah ketika seseorang mampu menjadi manfaat bagi sesama.

Penulis dan Foto : M. Yudha Aldino

Editor : Andriansyah

Tag
Bawaslu Kota Depok
Ngabuburit Pengawasan
Evaluasi